Blog
Tips Merawat Printer Agar Tidak Cepat Rusak
Printer adalah perangkat penting di kantor maupun rumah untuk mencetak dokumen, laporan, hingga kebutuhan administrasi. Namun, banyak printer cepat rusak karena kurang perawatan atau dipakai tidak sesuai prosedur. Dengan perawatan yang benar, printer bisa bertahan bertahun-tahun tanpa masalah serius.
Berikut adalah tips merawat printer agar lebih awet, tahan lama, dan bebas error, cocok untuk printer inkjet maupun laser.
1. Gunakan Printer Secara Rutin
Printer yang jarang digunakan justru lebih cepat rusak, terutama printer inkjet.
Jika jarang dipakai:
-
Tinta bisa mengering
-
Head printer tersumbat
-
Hasil cetak bergaris
Gunakan printer setidaknya 2–3 kali dalam seminggu untuk menjaga kelancaran aliran tinta.
2. Gunakan Tinta atau Toner Original
Penggunaan tinta/toner palsu atau non-original dapat menyebabkan:
-
Head buntu
-
Kualitas cetak menurun
-
Toner bocor
-
Komponen cepat rusak
Tinta atau toner original memang lebih mahal, tetapi jauh lebih aman dan awet.
3. Bersihkan Printer Secara Berkala
Debu yang menumpuk bisa masuk ke dalam printer dan menyebabkan paper jam atau sensor error.
Lakukan pembersihan:
-
Bagian luar printer
-
Penutup dalam
-
Roller penarik kertas
-
Area head (untuk inkjet)
Gunakan kain microfiber atau kuas halus, hindari cairan berlebihan.
4. Gunakan Kertas Berkualitas Baik
Kertas murah, lembap, atau terlalu tipis bisa menyebabkan:
-
Njam/tersangkut
-
Roller cepat aus
-
Hasil cetak tidak maksimal
Simpan kertas di tempat kering agar tidak menyerap kelembapan.
5. Hindari Mencetak Terlalu Banyak dalam Sekali Jalan
Printer memiliki batasan duty-cycle bulanan. Mencetak ratusan lembar tanpa jeda dapat membuat:
-
Printer panas
-
Fuser unit cepat aus (printer laser)
-
Head bekerja terlalu keras (inkjet)
Berikan jeda beberapa menit setiap 20–30 lembar untuk menjaga suhu mesin.
6. Matikan Printer dengan Tombol Power
Jangan mencabut kabel listrik langsung karena:
-
Printer tidak sempat parkir head
-
Risiko kerusakan board elektronik
-
Kesalahan firmware
Selalu matikan printer dengan tombol Power, bukan melepas colokan.
7. Jalankan Maintenance Bawaan Printer
Printer modern memiliki fitur perawatan otomatis seperti:
-
Cleaning
-
Deep cleaning
-
Head alignment
-
Print head check
Gunakan fitur ini jika:
-
Hasil cetak tidak jelas
-
Ada garis-garis
-
Warna tidak keluar sempurna
Namun jangan melakukan deep cleaning terlalu sering karena menguras tinta.
8. Perhatikan Tempat dan Posisi Printer
Tempat yang salah dapat memperpendek umur printer.
Hindari menaruh printer di:
-
Tempat lembap
-
Area berdebu
-
Dekat jendela (terkena sinar matahari langsung)
-
Area miring atau tidak stabil
Gunakan tempat datar dan bersih agar printer bekerja optimal.
9. Jangan Menarik Kertas yang Tersangkut Secara Paksa
Jika paper jam:
-
Matikan printer
-
Buka bagian belakang atau tray
-
Tarik kertas perlahan searah jalur kertas
Menarik kertas secara paksa bisa merusak roller dan sensor.
10. Gunakan Printer Sesuai Kapasitasnya
Printer kecil (rumahan) tidak cocok untuk beban cetak ribuan lembar per bulan. Jika kebutuhan cetak banyak, gunakan printer:
-
Laserjet
-
Ink tank kapasitas besar
-
Printer enterprise
Sesuaikan printer dengan kebutuhan untuk mencegah kerusakan dini.
Kesimpulan
Merawat printer tidak sulit, tetapi harus dilakukan secara konsisten. Dengan menggunakan tinta/toner original, membersihkan secara berkala, memakai kertas berkualitas, dan mengikuti prosedur penggunaan yang benar, printer Anda akan lebih awet dan bebas dari masalah seperti paper jam, head buntu, atau error sistem.