Artikel, Informasi, Printer, Sewa

Kenapa Kertas HVS Disebut HVS? Ini Penjelasan Lengkapnya

kertas HVS untuk kebutuhan cetak kantor dan sewa printer

Kertas HVS merupakan jenis kertas yang paling sering digunakan dalam aktivitas perkantoran, sekolah, hingga instansi pemerintahan. Berbagai dokumen penting seperti surat resmi, laporan keuangan, arsip, proposal perusahaan, hingga materi pelatihan hampir selalu dicetak menggunakan kertas ini. Selain mudah ditemukan di pasaran, kertas HVS juga dikenal kompatibel dengan berbagai jenis printer dan mesin fotokopi.

Meskipun digunakan setiap hari, masih banyak orang yang belum memahami kenapa kertas HVS disebut HVS dan apa arti sebenarnya dari istilah tersebut. Tidak sedikit yang mengira HVS merupakan singkatan bahasa Inggris atau bahkan nama merek tertentu. Padahal, istilah ini memiliki sejarah dan makna teknis yang cukup panjang dalam dunia percetakan.

Melalui artikel ini, Raja Printer akan membahas secara lengkap asal-usul nama kertas HVS, arti istilah HVS, karakteristik kertas HVS, serta alasan mengapa kertas ini menjadi standar utama untuk kebutuhan cetak kantor.

Istilah woodfree paper digunakan secara global untuk menyebut kertas bebas lignin, sebagaimana dijelaskan dalam referensi industri kertas di Wikipedia.


Asal-Usul Nama Kertas HVS

Istilah HVS sebenarnya berasal dari bahasa Belanda, bukan bahasa Inggris. HVS merupakan singkatan dari Houtvrij Schrijfpapier. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, istilah tersebut berarti kertas tulis bebas kayu.

Penggunaan istilah ini mulai dikenal sejak masa kolonial Belanda, ketika sistem administrasi, perkantoran, dan percetakan di Indonesia banyak mengadopsi standar Eropa. Karena digunakan secara luas dan terus-menerus, istilah HVS tetap bertahan hingga saat ini dan menjadi sebutan umum untuk kertas tulis putih tanpa lapisan.

Di negara lain, jenis kertas ini dikenal dengan sebutan woodfree paper atau uncoated paper. Namun di Indonesia, istilah HVS sudah sangat melekat dan digunakan secara luas oleh masyarakat, pelaku usaha percetakan, hingga lingkungan perkantoran.


Apa Maksud “Bebas Kayu” pada Kertas HVS?

Banyak orang mengira bahwa kertas HVS tidak terbuat dari kayu sama sekali. Anggapan ini kurang tepat. Yang dimaksud dengan “bebas kayu” pada kertas HVS adalah bebas lignin, bukan bebas dari bahan kayu.

Lignin merupakan zat alami yang terdapat pada kayu dan berfungsi sebagai perekat serat. Jika lignin tidak dihilangkan dalam proses pembuatan kertas, maka kertas akan memiliki beberapa kekurangan, seperti:

  • Mudah menguning seiring waktu

  • Cepat rapuh dan mudah sobek

  • Tidak cocok untuk penyimpanan jangka panjang

Pada kertas HVS, lignin dihilangkan melalui proses kimia saat pembuatan pulp. Hasilnya adalah kertas yang lebih putih, lebih kuat, dan lebih awet, sehingga sangat cocok untuk dokumen penting dan arsip kantor.


Karakteristik Utama Kertas HVS

Kertas HVS memiliki beberapa karakteristik utama yang membuatnya unggul dibandingkan jenis kertas lain, antara lain:

  • Permukaan kertas halus dan rata

  • Tidak memiliki lapisan (uncoated)

  • Warna putih bersih atau putih alami

  • Daya serap tinta stabil dan merata

  • Tidak mudah melengkung akibat panas printer

Karakteristik tersebut membuat kertas HVS sangat ideal digunakan pada printer inkjet maupun printer laser, terutama untuk kebutuhan cetak harian dengan volume tinggi.


Kenapa Kertas HVS Menjadi Standar Cetak Kantor?

Kertas HVS telah lama menjadi standar di lingkungan perkantoran karena kemampuannya beradaptasi dengan berbagai jenis mesin cetak. Sebagian besar printer dan mesin fotokopi memang dirancang untuk bekerja optimal menggunakan kertas jenis ini.

Beberapa alasan utama kertas HVS menjadi pilihan utama kantor antara lain:

  • Mengurangi risiko kertas macet (paper jam)

  • Hasil cetak lebih tajam dan konsisten

  • Aman untuk pemakaian jangka panjang

  • Cocok untuk dokumen resmi dan arsip

Bagi kantor dengan aktivitas cetak tinggi, pemilihan kertas yang tepat sangat berpengaruh terhadap efisiensi kerja dan usia perangkat printer.


Jenis Gramatur Kertas HVS yang Umum Digunakan

Kertas HVS tersedia dalam berbagai pilihan gramatur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan cetak, di antaranya:

  • HVS 70 gsm
    Umumnya digunakan untuk fotokopi dan pencetakan dokumen dalam jumlah besar karena lebih ringan dan ekonomis.

  • HVS 80 gsm
    Merupakan standar paling umum di perkantoran karena memiliki ketebalan pas dan tampilan profesional.

  • HVS 100 gsm ke atas
    Digunakan untuk proposal, presentasi, atau dokumen penting yang membutuhkan kesan lebih eksklusif.

Pemilihan gramatur yang sesuai dapat membantu menjaga performa printer tetap optimal dan meminimalkan gangguan teknis.


Kertas HVS dan Solusi Cetak Kantor Modern

Selain memilih kertas HVS yang tepat, banyak perusahaan kini beralih ke solusi yang lebih praktis dengan menggunakan layanan sewa printer kantor. Dengan sistem ini, perusahaan tidak perlu memikirkan biaya perawatan, perbaikan, maupun penggantian suku cadang printer.

Raja Printer menyediakan layanan sewa printer kantor lengkap dengan perawatan rutin dan dukungan teknisi profesional. Dengan kombinasi printer yang tepat dan penggunaan kertas HVS berkualitas, aktivitas cetak kantor dapat berjalan lebih efisien dan minim kendala.


Kesimpulan

Kertas HVS disebut HVS karena berasal dari istilah Belanda Houtvrij Schrijfpapier, yang berarti kertas tulis bebas lignin. Proses inilah yang membuat kertas HVS lebih putih, lebih awet, dan sangat cocok untuk kebutuhan cetak dokumen kantor.

Dengan penggunaan kertas HVS yang tepat serta dukungan layanan sewa printer kantor dari Raja Printer, aktivitas cetak dapat berjalan lebih profesional, hemat biaya, dan bebas dari gangguan teknis.

Apa pun kebutuhan printer Anda, Raja Printer solusinya. Hubungi Raja Printer sekarang!

Please rate us

0 / 5 Rating 5 Votes 2

Rate: